Jangan Menaruh Semua Telur Dalam Satu Keranjang

- Don't put all eggs in one basket -


Peluang Bisnis Kangen Water Mungkin kata bijak ini sudah sering kita dengar. Sebuah pepatah sederhana tetapi mempunyai makna yang sangat dalam. "Jangan menaruh semua telor dalam satu keranjang". Penerapannya bisa beragam sesuai dengan relevansi bidangnya. Namun pepatah ini lebih sering digunakan dalam dunia bisnis atau suatu pekerjaan.

Maksudnya adalah ketika kita sudah mulai sukses dalam satu usaha yang digeluti, sebaiknya membangun usaha baru lainnya. Ini merupakan kewaspadaan agar usaha yang kita bangun selama ini, tidak terjadi sesuatu yang tidak diinginkan.

Sekitar tahun lima tahun terakhir kita sudah membangun usaha warnet (warung internet), dan keuntungan dari warnet itu lumayan baik. Bisa dibilang kita sukses sudah menjalankan usaha warnet selama itu. Namun karena perkembangan teknologi semakin canggih, warnet pun sepi pengunjung.

Pasar dibanjiri dengan produk tablet dan smartphone yang bisa akses internet dengan mudah dan portable, serta banyak tempat publik sekolah, pasar, mall, atau cafe, yang sudah dilengkapi WiFi. Bayangkan kalau kita masih berkutat dengan bisnis itu, tanpa ada inovasi untuk mengembangkan di bisnis lainnya.

Demikian juga mata pencaharian kita, harus punya cadangan. Hidup ini memang penuh dengan misteri. Kita takkan pernah tahu apa yang akan terjadi diwaktu yang akan datang. Kita hanya bisa berencana, yang di Atas lah yang menentukan. Rencana ataupun prediksi yang kita buat tentunya untuk antisipasi langkah kita kedepannya.

Saat ini apakah Anda alergi dengan uang ?

Kalau jawaban Anda adalah IYA, STOP jangan teruskan membaca isi website ini. Makin akut nanti alergi nya. :)

Mengapa kita harus punya BACKUP PLAN ?


Muncul pertanyaan, mengapa kita harus membangun bisnis atau wirausaha ? Untuk menjawabnya, coba luangkan untuk menyimak video dibawah ini


Apakah Anda menikmati kehidupan yang sekarang Anda alami, dibangunkan jam weker, menghadapi kemacetan, berangkat kantor terburu-buru, mengikuti meeting yang membosankan, stres karena pekerjaan yang menumpuk, pulang larut malam, dan menemui buah hati yang sudah tidur lelap.

Apalagi saat usia sudah menginjak senja, dimana fisik sudah tidak seperti muda lagi, kita masih harus melakukan pekerjaan tersebut, padahal diusia tersebut kita membayangkan saat yang tepat untuk hidup lebih santai, menimang cucu, rekreasi dengan keluarga, dll.

ITU ADALAH RUTINITAS YANG TERUS BERULANG-ULANG, KALAU KITA TIDAK MEMPERSIAPKAN BACKUP PLAN. Padalah banyak hal menarik yang dapat kita temui, apabila kita BERANI keluar dari rutinitas tersebut dan banyak hal bermanfaat buat orang lain yang bisa kita lakukan. Yang Anda butuhkan adalah bekerja yang tidak membangun bisnis orang lain.


Semua orang diberi waktu sama - 24 jam sehari

Mengapa ada orang kaya dan ada orang miskin

★ ★ ★ ★ ★


Jam Kerja 24 JamInformasi yang mau diceritakan adalah kenapa di dunia ini ada orang yang kaya dan ada orang yang hidupnya biasa-biasa aja. Ada orang yang hidupnya dalam kesulitan atau miskin.

Padahal kita itu diciptakan punya waktu hidup sama, 24 jam sehari. Nah, kita merasa untuk mencapai yang namanya sukses, kita sudah melakukan hal yang diminta untuk mencapai hal tersebut, seperti kita komitmen, kita kerja keras, kita fokus.

Tapi kita merasa selama kita bekerja, kita tidak mengalami perubahan hidup yang signifikan sampai akhirnya kita menyadari bahwa di dalam hidup itu, penting bagi kita untuk mengerti konsep system yang meningkatkan jam kerja kita. Begini hitung-hitungannya :
Kalau setiap orang mempunyai waktu hidup 24 jam sehari, pada saat kita bekerja, kita adalah seorang karyawan. kita punya waktu hidup sama, 24 jam sehari. Jadi hitungannya adalah kalau menghitung jam kerja normal 8 jam dikali kita gajian sebulan 30 hari, berarti jam kerja kita adalah 240 jam sebulan.

Nah, ada satu orang lagi yang pada saat dia bekerja, dia juga punya potensi 24 jam sehari dalam hidup, dia adalah pemilik perusahaan. Si pemilik perusahaan ini, dia membawahi 100 karyawan salah satunya adalah kita, seratus karyawan ini bekerja untuk si pemilik perusahaan. Pada saat dia bekerja, dia dalam satu hari punya 100 karyawan yang bekerja buat dia dikali 8 jam. Berarti dalam satu hari hitungannya adalah 800 jam, dikali omzetnya dia 1 bulan dikali 30 hari. Berarti jam kerja yang dia punya adalah 24000 jam.

Nah, pada saat itu kita menyadari, pada saat kita bekerja, kita harus punya SISTEM, karena pada saat kita bekerja banting tulang kayak apapun, jam kita kehitung hanya 8 jam sehari dan bagian dari SISTEM orang lain. Dalam waktu satu bulan kita cuma punya 240 jam. Kita mau kerja sampai keluar keringat berdarah-darah, kaki jadi kepala, kepala jadi kaki, jam kerja kita tetap 240 jam sebulan, yang diberikan dalam bentuk SLIP GAJI.

Nah, pembunuh nomor satu kenapa orang takut bermimpi, karena secarik kertas yang bernama slip gaji. Sekarang bagaimana orang berani bermimpi membeli rumah 4 milliar pada saat dia dihadapkan kenyataan hidup setiap bulan dia menerima cuma sekitar 2,5 juta. Ya akhirnya kita gak pernah bermimpi dulu, untuk hidup kita sendiri. Nah, pada saat orang bekerja dan dia punya sistem, dan dia bangun sistemnya, dia punya jam kerja sebanyak 24000 jam sebulan. Pada saat kita menyadari situasi ini, kita Cuma melihat konsep system ini sebagai wacana, karena saat itu kita mau tidak punya modal darimana. Karena untuk membangun hotel dibutuhkan puluhan milyar, mungkin ratusan milyar.

Grafik Rutinitas Hidup

Semua orang mengalami pensiun dan sakit ?


Grafik Rutinitas Hidup - Pensiun SakitMau berbagai macam apapun profesi diluar sana kalau ditanya satu saja pertanyaan, kira-kira mereka akan menjawab dengan hal yang sama, yaitu kalau kerja tidak dibayar mau atau tidak ?.

Tidak ada satu profesi dimanapun pada saat dia bekerja, dia tidak mau dibayar. Karena sebenarnya pada saat kita bekerja kemudian kita mendapatkan income, itu adalah sebuah bentuk penghargaan dari pekerjaan kita yang sudah kita lakukan selama satu bulan, selain itu dibalik income ada kebahagiaan keluarga yang sedang kita perjuangkan.

Kalau kita sudah bekerja seperti sebagai seorang profesi dokter, arsitek, pengacara atau apapun itu diluar sana, kita akan bisa melihat grafik kehidupan yang saya namakan ini adalah grafik rutinitas hidup. Karena kalau kita mulai bekerja, anggap kita mulai bekerja di usia 25, pada saat kita mulai bekerja, income kita pasti juga tidak langsung besar. Dengan bertambahnya pengalaman dan waktu yang bertambah, sepuluh tahun kemudian, anggap diumur 35 tahun, mungkin gaji kita yah sekitar 7 juta.

Kemudian dengan bertambahnya umur dan pengalaman lagi, sepuluh tahun kemudian di umur 45, anggap misalnya gajinya sebulan 12 juta, kemudian sepuluh tahun berikutnya pada saat kita bekerja di puncak karir di umur 55, anggap di puncak karir kita penghasilan kita 25 juta. Nah pada saat kita bekerja di usia yang sudah masuk pensiun yaitu 55 tahun, pastinya pendapatan kita tidak seperti dulu. Pada saat kita pensiun, income kita berhenti. Nah ada satu garis yang mengikuti pendapatan kita. Yang menariknya pada saat kita pensiun dia tidak ikut pensiun.

Apa itu? Itu namanya GARIS KEBUTUHAN HIDUP. Memangnya kalau kita tua, kita tidak makan, Memangnya kalau kita tua, kita tidak membayar listrik, cicilan, biaya sekolah anak, dll. Pada saat kita pensiun, kebutuhan hidup tetap harus kita keluarkan. Masalahnya kita tidak punya income lagi. Nah, akhirnya kalau kita semua bekerja, kita bekerja buat siapa sih? Kita bekerja buat keluarga.

Margin/selisih antara gaji dan kebtuhan hidup itulah yang biasanya kita investasikan, bisa berupa tabungan, saham, asuransi, deposito, tanah, rumah, perhiasan, kendaraan, dan kalau ada lebih untuk warisan anak. Nah, tapi ada satu hal yang kita perlu perhatikan, pada saat kita bekerja di usia 55 tahun, sel organ tubuh kita ini sudah tidak muda lagi. Artinya aktifitas yang kita lakukan dalam bekerja, tidak bisa kita lakukan hal yang sama pada saat kita di usia 25 sampai 40 tahun. Pada saat usia kita menginjak usia tua, bisa terjadi hal hal yang tidak kita inginkan.

Steve Jobs last words "The most expensive bed in the World ? Sick Bed"


Kangen Water Sakit Mahal Misalnya, tib-tiba2 misalnya kondisi kita makin tua kita sakit. Kalau kita bicara sakit, orang sakit itu tidak melihat umur dan status sosial. Orang kaya bisa kena serangan jantung, orang miskin juga bisa kena serangan jantung. Umur masih muda, juga banyak yang mengalami serangan jantung atau kanker. Inilah yang kita sebut INVISIBLE PROBLEM, semua orang mempunyainya, ini baru masalah kesehatan lho, apakah kita mempunyai masalah tentang biaya anak sekolah, umur kita sudah berapa ? berapa tahun lagi anak-anak mau kuliah dst, perlu biaya besar bukan ?

Nah, yang harus dipahami disini adalah sakit itu mahal, sehat itu murah. Karena kalau sakit ini sampai terjadi, uang yang sudah kita kumpulkan selama bertahun tahun, berupa tabungan, tanah, rumah, kendaraan, yangs udah kitasebutkan diatas, akhirnya akan kita keluarkan kembali untuk apa, untuk membayar rumah sakit, untuk membayar dokter, bayar obat2an kalaupun kita sembuh, seperempatnya baru kita bisa kasihkan ke yang namanya warisan buat keluarga.

Nah, ini siklus kehidupan yang 95 persen orang akan mengalami hal seperti ini. Kenapa saya bisa cerita seperti ini, karena saya melihat dengan mata kepala saya sendiri, kehidupan orang tua saya. Apa yang saya gambarkan dalam bentuk grafik, ini dalam konteks semuanya berjalan dengan lancar. Artinya, hal hal yang tidak kita inginkan seperti misalnya disaat kita bekerja di usia 42 tahun, tiba2 tenaga kita sudah tidak diperlukan lagi di perusahaan tempat kita bekerja alias kita kena PHK. Apakah mungkin kejadian seperti itu menimpa dalam kehidupan kita ? Jawabannya SANGAT MUNGKIN.

Change your water, change your life

Itulah slogan dari Enagic, perusahaan yang memproduksi mesin kangen water. Mempunyai arti yang sangat mendalam. Lebih luas dibanding hanya sekedar sehat. Kita diajak perubahan hidup yang lebih baik, dimulai dari hal yang sederhana, hanya dengan mengganti air yang biasa kita konsumsi dengan kangen water. Perubahan hidup dari sakit menjadi sehat, dari awalnya serba kekurangan menjadi berkecukupan, yang biasa menghadapi banyak pikiran yang mengganggu menjadi lebih segar dan hidup lebih berwarna.

Kapan memulai menyiapkan BACKUP PLAN?

Our 5-Star Ratings

★ ★ ★ ★ ★


Hidup perlu backup planAnda yang bisa menjawab, perlu tidaknya sebuah backup plan. Apakah Anda sudah yakin, perusahaan tempat kita kerja sekarang tidak akan bangkrut ? apakah kita sudah yakin, produk yang kita pasarkan, terus diterima masyarakat ?, apakah sudah yakin, kita tidak bakalan sakit sampai usia pensiun kelak ?

Pada saat kita pensiun nanti di umur 55, kita gak bisa balik lagi ke umur 25 atau 30 tahun. Kalo ujungnya kita cuma jadi pensiun dan kita gak dapet income, kemudian kita memulai usaha, kenapa harus menunggu pensiun. Kenapa gak kita mulai dari sekarang, disaat kita masih sehat/muda/kuat, masih banyak teman.

Mulailah BERBISNIS saat :
  1. Masih nyaman di kantor (Tempat kerja)
  2. Gajian masih rutin
  3. Finansialmu masih utuh
  4. Atasan masih menyukai anda
  5. Perusahaan belum ada pengurangan Karyawan (PHK)
  6. Perusahaan belum gulung tikar (Bangkrut)

Karena akan jauh lebih.....SULIT MEMULAI BISNIS ketika
  1. Keuanganmu terpuruk
  2. Kondisi dikantor (tempat kerja) tak harmonis
  3. Hutang semakin menumpuk
  4. Kebutuhan rumah semakin tinggi
  5. Perusahaan Ada pengurangan karyawan (PHK)
  6. Perusahaan gulung tikar (Bangkrut)

Hidup ini adalah pilihan, Apakah akan bertahan di zona nyaman tanpa ada perubahan, atau ingin tumbuh dan berkembang dengan ambil keputusan meninggalkan zona nyaman.

Ada perusahaan dari Jepang, namanya ENAGIC yang usianya lebih dari 40 tahun menawarkan sistem kerja pandai, sistem ini disebut 8 point system. Sistem ini sudah banyak merubah kehidupan orang, dari sisi kesehatan maupun finansial. Sudah dipatenkan sehingga satu-satunya di dunia. Konsep nya adalah memotong biaya investasi jalur distribusi dan promosi, yang banyak menyedot anggaran perusahaan, dengan mengembalikan investasi tersebut kepada mitra bisnis / distributor atau bisnis partnernya.


Sistem perusahaan ini dikemas dalam bentuk mesin yang sudah di riset selama 30 tahun, teknologi nya bisa merubah air di rumah mempunyai karakteristik seperti air zam zam, di Makkah (kalau muslim), atau air suci di Lourdes Perancis, Tlacote di Meksiko, atau Nadana India (Hindu/Budha). Air ini akan mengaktifkan kemampuan tubuh manusia untuk menyembuhkan dirinya sendiri (self healing).

Kalau ada 6500 dokter salah satunya seperti Dr. Hiromi Shinya MD. yang telah meneliti 370.000 pasiennya dengan memberikan Kangen Water dan ternyata bermanfaat, kita tidak perlu lagikan mencari tahu.

Saat ini Anda melihat produk yang dibutuhkan oleh semua orang yaitu AIR PUTIH, yang dihasilkan oleh mesin produksi Enagic Kangen Water, peluang nya besar sekali. Mimpi kita adalah satu mesin untuk satu rumah di seluruh dunia. Makin besar peluangnya.

Untuk info lebih lanjut, segera hubungi mitra bisnis kami disini.

CEPAT ATAU LAMBAT SEMUA ORANG AKAN TAHU, MESKIPUN BUKAN DARI KAMI,
MENGAPA HARUS JADI YANG TERAKHIR SAAT PELUANG SUDAH DIDEPAN MATA.